5 Cara Menaikkan Omzet Penjualan lewat Facebook

Salah satu cara meningkatkan penghasilan, adalah dengan cara meningkatkan Omzet. Pencapaian seorang pengusaha terlihat dari omzet yang mampu di cetaknya. Omzet adalah total hasil penjualan, biasanya dihitung persatuan waktu

Misal ada yang mengatakan Omzetnya 300 juta perbulan, itu artinya dia bisa menjual suatu produk, dan total hasil penjualannya adalah 300 juta dalam 1 bulan. Meningkatkan Omzet = Meningkatkan Penjualan. Meningkatkan penjualan = Meningkatkan Penghasilan.


Uang masuk saat ada penjualan. Saat ada penjualan, ada profit yang bisa dinikmati. Saat produk terjual, ada untungnya. Jadi kesimpulan yang dapat diambil adalah saat Anda berniat untuk meningkatkan Omzet, secara tidak langsung Anda akan meningkatkan penghasilan Anda.


Bagaimana cara meningkatkan Omzet? Ternyata Omzet itu bukanlah hal gaib apalagi untung-untungan. Omzet bisa di maksimalkan secara ilmiah. Kebanyakan orang saat berniat menaikan Omzet, dia hanya menuliskan target omzet yang ingin di capainya. Nah, sampai sini sudah benar tapi itu tidak cukup


5 Cara Menaikkan Omzet Penjualan lewat Facebook

Cara Menaikkan Omzet Penjualan lewat Facebook


Omzet bisa di tingkatkan dengan 5 cara. Berikit adalah cara meningkatkan Omzet Anda dengan menggunakan Facebook



Cara Pertama, Tambah Calon Pembeli


Jika Anda baru mulai bermain Facebook untuk promosi, di awal-awal fokuslah menambah teman Facebook Anda.
Carilah teman yang sesuai target pasar Anda. Karena teman facebook Anda adalah orang yang paling berpotensi membaca promosi Anda. Jika teman facebook Anda bukan target pasar, maka mereka akan acuh dengan apapun yang Anda promosikan.

Sampai kapan tambahnya? sampai kira-kira 3000 atau 4000 saja. 1000 sisanya biarkan saja Anda dapat dari target pasar yang invite Anda.
Facebook hanya membatasi pertemanan sampai 5000 saja. Terus selebihnya bagaimana? Selebihnya orang lain masih tetap bisa follow Anda. Jadi mereka jadi follower Anda.

Jika sudah apa yang harus dilakukan? Ada 2 hal yang bisa dilakukan


Yang pertama, setiap kurun waktu tertentu, bersihkanlah akun facebook Anda dari teman yang tidak aktif. bJika Anda memang fokus di Facebooknya, Anda pasti minimal hapal nama-nama yang pernah interaksi dengan Anda.


Yang sering interaksi jangan di remove, remove aja yang jarang muncul. Berikan ruang untuk target pasar Anda lainnya untuk berteman dengan Anda, karena jumlah pertemanan di batasi.


Yang kedua, jika ingin tambah follower Facebook Anda Buatlah status yang "weightnya tinggi"
. Weight tinggi artinya status yang like, komen dan sharenya tinggi. Status seperti ini akan memancing orang, untuk melihat status Anda lainnya.

Nah, ketika mereka berselancar ke profile Anda, dan menemukan status-status yang bagus lainnya, maka mereka akan sukarela follow akun Anda.
Inilah kenapa akun facebook kita jangan hanya posting promosi saja. Kalau hanya jualan saja, orang akan malas jadi teman Anda

Kenapa tambah teman atau follower akan menambah Omzet Anda? Karena teman atau follower Anda adalah prospek yang Anda miliki.
Prinsipnya, semakin banyak prospeknya, semakin besar kemungkinan closingnya. Jualan ke 10 orang, itu hasilnya berbeda dengan jualan ke 1000 orang.

Kalau teman Facebook Anda 100, mungkin akan sulit mendapatkan orang yang akan merespon promo Anda. Tapi kalau temannya 3000, semakin besar kemungkinan promo Anda di respon, kalau polanya sudah benar


Ketika prospek Anda semakin banyak, Anda akan memiliki banyak orang untuk dijuali.
Kalau sedikit? Ya hasilnya segitu-segitu saja.
Jangan berharap banyak dari jumlah prospek yang sedikit. Mau banyak hasil jualannya? Ya perbanyak prospeknya


Cara Kedua, Tambah Volume Transaksi 

Jika ada seseorang yang datang kepada Anda, lalu kemudian membeli tanpa basi basi, maka ini adalah momen kritikal. Itu artinya, dia sudah menaruh kepercayaan kepada Anda. Tanpa babibu, gak pakai basa basi, langsung jadi pembeli.

Nah, saat ini, jangan langsung buru-buru senang dan akhirnya upload status "ada pembeli langsung transfer, senangnyaaaaaaaaaaaaaaaaaa"
. Gak perlu update begitu, apalagi huruf a nya banyak banget. Sebaiknya, Anda berusaha untuk perbesar volume transaksinya dari orang ini. Volume transaksi adalah jumlah pembelian dalam 1 kali transaksi. Ketika dia beli, dan 90% akan closing, tawarkan produk lainnya. .

"Gak sekalian produk lainnya kak? Masih bisa tambah, karena ongkirnya dihitung perkilo"

Ini namaya cross selling. Menawarkan produk lainnya agar keuntungan bertambah. Atau, Anda juga bisa mengatakan. .


"Mau ambil yang besar langsung mas? Cuma tambah 10ribu saja tapi ukurannya lebih besar?"


Yang ini namanya Up selling. Produknya sama, tapi valuenya lebih banyak sehingga keuntungan yang kita dapatkan juga lebih besar daripada jual satuan. 

.
Selain untuk tipe pembeli seperti diatas. Cara ini juga bisa di pakai ke orang yang pernah transaksi kepada Anda. Orang yang pernah transaksi, dan kembali lagi. Itu artinya percaya terhadap apa yang Anda tawarkan.
Dengan iseng menggunakan teknik diatas, insyaAllah tidak akan membuat mereka kabur. Tapi jika di coba, siapa tau volume transaksinya bertambah.
 
Pelanggan adalah orang yang membeli berkali-kali. Yang ujung-ujungnya akan menambah Omzet Anda.


Cara Ketiga, Tambah Frekuensi


Artinya tambah pembelian berulang. Atau bahasa akrabnya adalah Repeat Order. Buat pembeli lama Anda kembali. Caranya bagaimana agar repeat order?
- Launching produk baru
- Tawarkan produk pelengkap
- Tawarkan Varian baru
- Promo khusus pembeli


Intinya semua cara untuk membuat pembeli Anda datang lagi. Pada dasarnya, saat seseorang membeli, maka mereka punya kecenderungan untuk membeli lagi.
Nah, manfaatkanlah hal ini. Jangan biarkan pembeli Anda pergi begitu saja. Setelah beberapa waktu dari transaksi sebelumnya, Hubungi mereka lagi ya. Hehe.

Cara Keempat, Menaikkan Omzet Tambah Margin Tiap Produk

 
Margin maksudnya keuntungan. Tentu hasilnya berbeda jika Anda menjual 1 produk dengan keuntungan 50ribu dan satu produk dengan keuntungan 100 ribu.
Jumlah closingnya sama, tapi jumlah uang yang masuk berbeda. Menaikan keuntungan silahkan saja, tapi pahami rambu-rambunya. Jangan karena ingin untung besar, hanya mendongkrak harga tapi lupa mendongkrak value produk.

Harga boleh tinggi, asalkan nilai produk sesuai dengan uang yang di bayarkan. Kalau tidak sesuai, akan jadi sumpah serapah dari para pembeli. Pantas tidaknya sebuah harga produk dapat dirasakan dari keyakinan penjualnya. .


Jika Anda yakin harga yang di tawarkan sudah pas, insyaAllah akan menarik rezeki. Karena omzet Anda berbanding lurus dengan keyakinan Anda.


Cara Terakhir, Maksimalkan Konversi


Pada dasarnya ketika kita promosi, semua orang yang tertarik belum tentu jadi pembeli. Kenapa begini? Karena 80% transaksi terjadi secara emosional.
Kalau waktu respon terlalu lama, dan cara menyampaikannya salah, maka yang awalnya tanya-tanya, bisa hilang begitu saja. Mereka bukan PHP ya, ini biasa terjadi di dunia jual beli. Orang-orang yang tertarik, itu disebut dengan Leads.

Berapa jumlah pembeli di bagi jumlah Leads, itu adalah presentase Konversi.
Misal yang tanya-tanya (leads) 10 orang, kemudian dari semua leads, yang jadi pembeli 3 orang, maka Konversinya adalah 30%. Nah, untuk menambah Omzet, naikanlah jumlah konversinya. Misal leads 10, pembeli 3. Setelah di naikan, jadinya pembelinya 7. Mungkinkah?Sangat mungkin sekali asal paham caranya.

Nah, itulah 5 cara menaikkan Omzet lewat Facebook.


  • Tambah calon pembelinya
  • Tambah volume penjualannya
  • Tambah frekuensi jualannya
  • Tambah marginnya
  • Tambah konversinya. .
Lalu apa yang perlu Anda lakukan sekarang? Buatlah rencana untuk bisnis Anda.  
Berapa target penambahan teman Anda perhari?
Perbulan?
Per 3 bulan?


Bagaimana cara memperbesar Volume penjualan setiap transaksi?
Produk apa yang akan Anda tawarkan untuk Up Selling atau Cross Selling?

Bagaimana cara membuat pembeli kembali lagi?
Apa strategi yang cocok untuk bisnis Anda?

Apakah Anda bisa menaikan margin produk Anda?
Kalau bisa, value apa yang akan Anda tambahkan?


Demikian sedikit materi Cara Menaikkan Omzet Usaha lewat Facebook yang saya dapatkan dari Om Romli. Semoga bermanfaat

0 Response to "5 Cara Menaikkan Omzet Penjualan lewat Facebook"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel