Tips Mempertahankan Posisi Di SERP Engine dan Menaikkan Keyword

Tips Mempertahankan Posisi Di SERP Engine dan Menaikkan Keyword
Beberapa waktu kebelakang, mungkin Anda para webmaster atau pemilik website melihat penurunan pada DA PA masing masing. Nah saat ini MOZ sedang update, dan beberapa juga melihat penurunan trafik web cukup lumayan membuat kening mengkerut

Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan bahan untuk mempertahankan posisi website bahkan nantinya bisa naik dari sebelumnya.

Indikator Backlink Berkualitas

Sebenarnya apa saja sih faktor backlink yang berkualitas itu? Ternyata Google menyukai backlink yang seperti di bawah ini.

1. Anchor text

Anchor text merupakan tulisan tayangan dari hyperlink/link yang ditanamkan. Contoh: Pengertian SEO, BAJU SERAGAM KERJA, dan lain-lain. Pemasangan anchor text yang tepat dapat membuat situs Anda memperoleh poin plus.

Gunakan anchor text yang mengandung kata kunci yang RELEVAN untuk situs web Anda. Tapi terkadang, anchor text juga tidak harus menggunakan kata kunci. Anda juga harus menggunakan variasi anchor text seperti brand situs tersebut. Sebagai contoh; Wikimedan.com, JalanTikus, dan lain-lain.

Selain brand, Anda juga dapat menautkan 'naked' URL seperti: https://www.wikimedan.com, http://www.google.com. Tidak hanya itu, Penanaman seperti ini sangat dianjurkan, jadi jangan selalu memakai kata kunci utama pada anchor text.

2. Sumber backlink

Sumber backlink ini merupakan faktor important (penting sekali) untuk kemajuan situs Anda. Bila Anda menanamkan backlink tidak pada tempat yang benar, maka mesin pencari akan memberikan hukuman terhadap situs Anda. Hukuman yang diberikan pun beragam, mulai dari penalti seperti sandbox, deindex, dan lain-lain.

Jadi sumber backlink seperti apa yang berkualitas? Coba Anda lihat di bawah ini. Situs web terkenal: Seperti Facebook, Google, YouTube, dan lainnya.
- Situs web yang relevan atau satu niche: Satu niche di sini maksudnya adalah situs dengan situs yang ditanamkan backlink mempunyai topik yang sama.
- Blog 2.0 yang rajin update postingan: Seperti Blogger, WordPress, Joomla, dan sejenisnya.
- Situs yang memiliki DA, PA, PR, dan backlink yang tinggi: DA yang tinggi adalah di atas 40, sedangkan PA yang tinggi adalah di atas 35. Untuk PR di atas 3, dan backlink di atas 7.000. Berasal dari situs web dengan domain .edu dan .gov.

Google sangat menyukai domain kedua situs tersebut, dan biasanya situs tersebut memiliki PR yang tinggi. Jadi usahakan pada setiap situs memiliki beberapa backlink dari .edu dan .gov.

Jangan peroleh backlink dari situs berbobot seperti ini:
-Situs web judi, pornografi, obat kuat, dan semacamnya.
-Situs web yang terkena atau pernah dipenalti oleh Google.
Dan lain-lain.

Lalu bagaimana jika tanpa sadar situs web kita telah ditautkan oleh situs semacam di atas? Cara pertama, minta langsung ke pemilik situs untuk menghapus tautan Anda. Bila cara tersebut tidak berhasil, Anda bisa gunakan Google Disavow tool untuk menjadikan tautan tersebut bersifat nofollow.

3. Jumlah backlink

Walau backlink sangat diperlukan, tetap ada aturan pemakaiannya, contohnya seperti jumlah backlink ini. Jumlah backlink yang terlalu banyak dalam kadar waktu yang singkat dapat menyebabkan situs Anda dianggap spam oleh Google.

Google dapat mendeteksi hal tersebut dan apabila optimasi yang dilakukan berlebihan, Anda akan dimasukkan ke dalam 'PENJARA' milik Google.

Menurut beberapa praktisi SEO, backlink ditanamkan per hari dengan takaran secukupnya saja. Misal, sehari menanamkan 1-5 backlink maka situs Anda masih dikatakan normal oleh Google.

Tools lain untuk mengecek backlink adalah: Moz.com, Ahrefs.com, dan majestic.com lain-lain.

4. Rel nofollow dan dofollow

Banyak blogger/webmaster yang menganggap bahwa tautan yang bersifat nofollow sudah tidak berlaku lagi atau sudah mati faedahnya untuk mendongkrak peringkat di hasil penelusuran. Faktanya, ternyata tautan nofollow dapat membantu menyeimbangkan dengan tautan dofollow.

Lebih baik sebelum lebih jauh lagi, kita kenali dulu apa itu nofollow dan apa itu dofollow.
Nofollow adalah tautan yang tidak akan masuk ke dalam indeks mesin pencari.

Namun hal tersebut bukan berarti mesin pencari tidak bisa merayapinya, mesin pencari dapat meng-crawltautan nofollow tetapi tidak ditayangkan pada hasil penelusurannya.

Sedangkan dofollow adalah tautan yang akan dirayapi oleh mesin pencari sekaligus ditayangkan pada hasil penelusurannya, dan kalau backlink-nya bagus dapat memberi poin plus terhadap situs Anda.

Menurut pakar SEO, tautan nofollow tetaplah dibutuhkan untuk memberi keseimbangan agar Google tidak mencurigai situs Anda. Jelas saja, mana mungkin ada situs yang memiliki backlink ribuan dan isinya dofollow semua? Pastinya Google akan curiga bukan?
Minimal setidaknya situs Anda memiliki persentase 10% backlink nofollow.

5. Low OBL

Ya tentu saja, OBL rendah. Seperti tadi yang sudah saya katakan, OBL merupakan kepanjangan dari outbound link yang berarti tautan keluar. Google tidak menyukai situs web yang terlalu banyak memiliki tautan keluar, dan Google akan mengecapnya sebagai situs spam. Seperti yang diketahui, Google tidak suka teknik spam, kalau Anda menanam backlink di situs spam berarti Anda terkena dampaknya juga.

Jadi, tanamlah backlink pada situs yang memiliki OBL rendah. Konten banyak dan di-update secara konsisten, pembaca yang aktif, dan tautan keluar yang sedikit, inilah yang disukai Google!

6. DA, PA, dan PR tinggi

Kata siapa PageRank sudah tidak bisa menjadi patokan nilai suatu situs? Coba deh berpikir lagi, kalau PR situs tinggi itu membuktikan bahwa dahulu Google menyukai situs tersebut, ya enggak?

DA (Domain authority), PA (Page authority), dan PR (PageRank) merupakan sebuah nilai situs web. Ketiganya memiliki peranan penting, lebih baik Anda menanam backlink pada situs yang memiliki DA, PA, maupun PR yang besar.

Menurut pakar SEO, DA yang tinggi adalah 40 ke atas, PA yang tinggi adalah 40 ke atas, dan PR yang tinggi adalah 3 ke atas.

Bagaimana cara mengecek DA, PA, dan PR sekaligus? Sangatlah mudah, Anda bisa menggunakanMultiPageRank.com. Silakan Anda masukkan situs web yang ingin dilihat dan klik tombolCheck.

7. Top level domain (TLD)

Siapa sangka Google lebih senang dengan backlink yang berasal dari situs ber-domain TLD ketimbang yang masih tergantung dengan web 2.0 default domain seperti .blogspot.com, .wordpress.com, dan lain sebagainya.

Hal ini bukan berarti kita tidak perlu memasang backlink melalui domain 2.0, BUKAN! Tetapi, selain membangun backlink pada web 2.0, jangan lupa bangun juga pada situs ber-domain TLD.

8. Sejarah backlink

Pasti Anda sedikit kebingungan melihat poin ini, wajar, karena yang satu ini memang jarang dikupas pada situs web manapun. Ya, sejarah backlink, atau sering disebut backlink history. Merupakan waktu penanaman backlink dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan, dan seterusnya.

Semakin stabil (konsisten) sejarah backlink tersebut, maka backlink yang ditanamkan akan terlihat semakin natural. Untuk mengeceknya, Anda bisa menggunakan tool dari Majestic.com.

Demikian Tips Mempertahankan Posisi Di SERP Engine dan Menaikkan Keyword. Semoga trafik web Anda bisa dipertahankan setelah baca, pelajari dan eksekusi terknik ini ,

*sumber: Arashi Ajii

Belum ada Komentar untuk "Tips Mempertahankan Posisi Di SERP Engine dan Menaikkan Keyword "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel